Monday , December 6 2021
Hukum Orang Islam Meninggal Pakai Peti

Hukum Orang Islam Meninggal Pakai Peti

Hukum Orang Islam Meninggal Pakai Peti

Hukum orang islam meninggal pakai peti, Para ulama menanggapi sesuai dengan kondisi penguburan itu sendiri. Hukum penguburan jenazah memakai peti tanpa terdapat uzur, hingga hukumnya makruh. Sebab penerapan itu terbilang bidah. Lain soal jika kondisi menuntut pemakaian peti. Buat perkara terakhir, ulama melaporkan harus memakai peti.

Hukum orang islam meninggal pakai peti menurut kitab Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj karya Ibnu Hajar Al- Haitami, berkata:

(يُكْرَهُ دَفْنُهُ فِي التَّابُوْتِ) إِجْمَاعًا لِأَنَّهُ بِدْعَةٌ (إِلاَّ لِعُذْرٍ) كَكَوْنِ الدَّفْنِ فِيْ أَرْضٍ نَدِيَةٍ بِتَخْفِيْفِ التَّحْتِيَّةِ أَوْ رَخْوَةٍ بِكَسْرِ أَوَّلِهِ أَوْ فَتْحِهِ أَوْ بِهَا سَبُعٌ تَحْفُرُ أَرْضَهَا وَاِنْ أُحْكِمَتْ أَوْ تَهَرَّى بِحَيْثُ لاَ يَضْبِطُهُ إِلاَّ التَّابُوْتُ أَوْ كَانَ اِمْرَأَةً لاَ مَحْرَمَ لَهَا فَلاَ يُكْرَهُ لِلْمَصْلَحَةِ بَلْ لاَ يَبْعُدُ وُجُوْبُهُ فِيْ مَسْأَلَةِ السِّبَاعِ اِنْ غَلَبَ وُجُوْدُهَا وَمَسْأَلَةِ التَّهَرِّيْ.

BACA JUGA :  Apa yang Dimaksud Dengan Mukhrim

“ Sesuai kesepakatan ulama, dimakruhkan mengubur jenazah dalam peti, sebab tercantum bidah, kecuali jika terdapat uzur, semacam di tanah yang lembab ataupun gembur berair ataupun terdapatnya hewan buas yang hendak menggalinya walau telah padat yang sekiranya tidak bakal dapat terlindungi kecuali dengan dimasukkan dalam peti, ataupun jenazah perempuan yang tidak memiliki mahram. Dalam perihal ini hingga tidak dimakruhkan memakai peti mati buat kemaslahatan, apalagi apabila diperkirakan terdapatnya hewan buas, hingga hukumnya jadi harus.”

Sebaliknya kitab I‘ anatut Thalibin karya Al- Bakri Muhammad Syatha al- Dimyathi, melaporkan:

وَكُرِهَ صُنْدُوْقٌ إِلاَّ لِنَحْوِ نَدَاوَةٍ فَيَجِبُهُ

“ Dimakruhkan mempergunakan peti mati kecuali semisal diantara di tanah yang lembab berair, hingga hukumnya harus.”

BACA JUGA :  Ijma

Penjelasan hukum para ulama di atas mudah- mudahan lumayan menanggapi permasalahan yang masuk. Sebaliknya Mengenai gimana tata triknya, tidak terdapat ketentuan baku. Peraturan itu diserahkan kepada mereka yang mengurus pemakaman asal sesuai dengan nilai etis yang pantas.

Seperti itu pemikiran Islam tentang penguburan jenazah memakai peti. Jadi, perihal tersebut diperbolehkan asal buat kemaslahatan. Ialah, apabila jenazah dikuburkan di stanah yang lembab serta berair ataupun terdapatnya hewan buas, ataupun pula sebab jenazah perempuan yang tidak memiliki mahram.