Niat Menerima Zakat Fitrah

Niat Menerima Zakat Fitrah

Niat menerima zakat fitrah diucapkan oleh penerima zakat sebagai wujud rasa syukur atas rezeki yang sudah diterimanya. Doa menerima zakat fitrah ini berisi harapan supaya zakat yang ditunaikan seorang mendatangkan keberkahan harta yang sudah dikeluarkan serta sebagai penyuci harta yang dipunyai.

Niat menerima zakat fitrah hendaknya juga di bacakan oleh seseorang yang menerima zakat fitrah sebagiaman pula seseorang yang berzakat mengucapkan niatnya untuk berzakat fitrah. Sehingga menjadi kebarokahan di antara keduanya yaitu pemberi zakat fitrah dan penerima zakat fitrah.

Berikut ini adalah bacaan niat menerima zakat fitrah :

آجَرَكَ اللهُ فِيْمَا أعْطَيْتَ، وَجَعَلَهُ لَكَ طَهُوْراً، وبَارَكَ لَكَ فِيْمَا أبْقَيْتَ

BACA JUGA :  Hukum Membayar Zakat Adalah

” Aajarakallahu fiimaa a’athita waja’alahu laka thohuuran, wabaaraka laka fiima abqaita ”

Yang artinya: Semoga Allah memberikan pahala kepadamu dalam apa yang telah engkau berikan, dan semoga Allah menjadikan apa yang engkau berikan kesucian bagimu, dan semoga Allah memberkatimu di dalam harta yang telah engkau sisihkan”.

Sedangkan bagi orang yang memberikan zakat juga disunnahkan membaca doa berikut:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

Ya Rabb kami. Terimalah dari kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

اَللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا

Ya Allah, jadikan zakatku ini keuntungan dan jangan Engkau jadikan sebagai kerugian. Doa zakat fitrah tersebut bersumber dari hadits Nabi SAW:

BACA JUGA :  Zakat Berasal dari Kata Tazkiyah yang Artinya

( وَيُسْتَحَبُّ أَنْ يَقُوْلَ الْمُخْرِجُ عِنْدَ دَفْعِهَا ) أَيْ الزَّكَاةِ ( اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا ) أَيْ مُثْمِرَةً ( وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا ) مُنْقِصَةً لِلْمَالِ ؛ لِأَنَّ التَّثْمِيْرَ كَالْغَنِيْمَةِ وَالتَّنْقِيْصَ كَالْغَرَامَةِ لِخَبَرِ أَبِيْ هُرَيْرَةَ أَنَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ { إذَا أَعْطَيْتُمْ الزَّكَاةَ فَلَا تَنْسَوْا ثَوَابَهَا أَنْ تَقُوْلُوْا : اللَّهُمَّ اجْعَلْهَا مَغْنَمًا وَلَا تَجْعَلْهَا مَغْرَمًا } رَوَاهُ ابْنُ مَاجَهْ مِنْ رِوَايَةِ الْبَخْتَرِيِّ

Ketika memberikan zakat disunnahkan membaca : “Allaahummaj’alhaa maghnaman wa laa taj’alhaa maghraman”. Karena hadits Abu Hurairah, bahwasanya Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jika kalian mengeluarkan zakat, janganlah kalian melupakan pahalanya dengan kalian berdoa: “Allaahummaj’alhaa maghnaman wa laa taj’alhaa maghraman”. [HR. Ibn Majah, termasuk riwayat al Bahtariy].

 

 

BACA JUGA :  Orang yang Bertugas Mengelola Zakat disebut