5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah Arab dan Latin Beserta Arti dan Tafsirnya

5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah Arab dan Latin Beserta Arti dan Tafsirnya

5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah

5 ayat pertama surat Al Baqarah, surat Al-Baqorah surat kedua dalam kitab suci Al Quran dan salah satu surat yang paling penting dalam agama Islam. Surat ini terdiri dari 286 ayat yang mengandung banyak hikmah dan pelajaran bagi umat manusia. Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 ayat pertama Surat Al Baqarah.

5 ayat pertama surat Al Baqarah memiliki bnyak sekali keutamaan salah satu di antaranya adalah rumah yang di bacakan surat Al-Baqarah tidak akan di masuki setan, di berikan perlindungan dan di beri kecukupan.

Membaca dan Memahami 5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah

Berikut ini adalah bacaan 5 ayat pertama surat Al Baqarah Arab dan latin beserta artinya :

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الٓمّٓۚ
Alif-Laaam-Miiim
1. Alif Lam Mim
ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ ھُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ
Zaalikal Kitaabu laa raiba fiih; udal lilmuttaqiin
2. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,
الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَ يُـقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَ مِمَّا رَزَقْنٰھُمْ يُنْفِقُوْنَ
Allaziina yu’minuuna bilghaibi wa yuqiimuunas salaata wa mimmaa razaqnaahum yunfiquun
3. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan shalat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka,
وَ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ ھُمْ يُوْقِنُوْنَ
Wallaziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wa maaa unzila min qablika wa bil Aakhirati hum yuuqinuun
4. dan mereka yang beriman kepada (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat.
اُولٰٓٮِٕكَ عَلٰى هُدًى مِّنۡ رَّبِّهِمۡ‌ وَاُولٰٓٮِٕكَ هُمُ الۡمُفۡلِحُوۡنَ‏
Ulaaa’ika ‘alaa hudam mir rabbihim wa ulaaa’ika humul muflihuun
5. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah

Pelajaran Menarik Tentang 5 Ayat Pertama Surat Al Baqarah

Mengenal Al-Qur’an dan Manfaatnya Bagi Orang yang Bertakwa
Surat al-Baqarah merupakan surat ke-2 dari kitab suci Al-Qur’an. Ayat 1-5 pada surat ini menjadi bagian yang penting untuk dipahami sebagai awal dari pembukaan surat tersebut. Beberapa pakar tafsir telah menafsirkan kandungan dari ayat-ayat ini dengan baik dan memberikan pelajaran menarik bagi orang yang ingin memperdalam pemahaman tentang Al-Qur’an.

Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 1

Menurut Tafsir al-Muyassar, Al-Qur’an merupakan kitab agung yang datang dari sisi Allah, sehingga tidak ada keraguan dalam lafal dan maknanya. Jelas sekali bahwa Al-Qur’an bukanlah kitab yang menimbulkan keraguan, sebaliknya ia justru merupakan petunjuk yang membimbing orang yang bertakwa ke jalan yang benar.

Tafsir al-Mukhtashar menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah firman Allah yang membimbing orang-orang bertakwa ke jalan yang menghantarkan mereka kepada-Nya. Orang yang bertakwa akan dapat mengambil manfaat dari Al-Qur’an berupa ilmu yang bermanfaat dan amal sholeh. Mereka akan takut kepada Allah dan mengikuti hukum-hukum-Nya.

BACA JUGA :  Lakodja Akum Rosulum Min Anfusikum Azizun Alaihi Ma Anittum Harisun

Selain itu, Tafsir al-Wajiz menjelaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk dan pembimbing menuju kebaikan. Orang-orang yang bertakwa akan taat pada perintah Allah, menjauhi larangan-Nya, dan meninggalkan kemaksiatan. Dengan demikian, mereka akan menjadi orang yang selalu berusaha mengambil manfaat dari Al-Qur’an.

Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 2

Disebutkan bahwa Al-Qur’an adalah hidayah bagi orang yang bertaqwa. Menurut pendapat Ibnu Abbas dalam Tafsir Zubdatut Tafsir, orang yang bertakwa adalah orang yang takut pada hukuman dari Allah karena meninggalkan hidayah yang mereka ketahui. Mereka mengharapkan rahmat-Nya dengan meyakini apa yang datang dari-Nya.

Takwa sendiri merupakan sikap yang dijelaskan dengan baik oleh Abu Hurairah dalam Tafsir Zubdatut Tafsir. Ia menggambarkan takwa dengan analogi berjalan di jalan yang berduri. Orang yang bertakwa akan berusaha menghindari segala hal yang dapat membawa pada kemaksiatan dan mengambil langkah yang tepat untuk berjalan di jalan yang benar.

Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 3

Dalam Surat Al-Baqarah ayat 3 disebutkan mengenai ciri-ciri orang yang bertakwa. Mereka adalah orang-orang yang memiliki keimanan yang kuat dan teguh, serta memiliki keyakinan yang kokoh terhadap hal-hal yang gaib yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera. Iman yang dimaksud di sini adalah meyakini adanya Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasulul-Nya, hari akhir, dan takdir yang baik dan buruk.

Ciri pertama dari orang yang bertakwa adalah membenarkan secara mutlak dan sempurna semua hal yang gaib. Hal ini mencakup keyakinan terhadap malaikat, jin, hari kebangkitan, hari perhitungan, dan kengerian hari kiamat. Orang yang bertakwa meyakini bahwa segala sesuatu yang gaib tersebut adalah benar adanya dan harus dipercayai.

Ciri kedua dari orang yang bertakwa adalah melaksanakan shalat secara sempurna. Mereka menunaikan shalat dengan memenuhi syarat, rukun, wajib, dan sunnahnya. Mereka juga menjaga waktu shalat sesuai dengan yang ditentukan dalam syariat Islam. Ketika menjalankan shalat, orang yang bertakwa melakukan dengan khusyu dan ikhlas karena Allah.

BACA JUGA :  Surah Al-Fatihah

Ciri ketiga dari orang yang bertakwa adalah menafkahkan harta yang diberikan oleh Allah secara baik dan halal. Mereka membayar zakat yang telah diwajibkan dan sedekah di jalan Allah. Orang yang bertakwa juga memberikan nafkah wajib untuk keluarga dan kerabatnya.

Ciri keempat dari orang yang bertakwa adalah mereka beriman kepada wahyu yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, dan wahyu yang turun kepada para nabi sebelumnya. Mereka tidak membedakan antara wahyu yang turun kepada Nabi Muhammad SAW dengan wahyu yang turun kepada para nabi sebelumnya.

Ciri kelima dari orang yang bertakwa adalah mereka beriman secara tegas akan adanya akhirat, beserta ganjaran dan hukuman yang ada di dalamnya. Mereka yakin bahwa setiap perbuatan yang dilakukan di dunia akan dipertanggungjawabkan di akhirat.

Ciri keenam dari orang yang bertakwa adalah mereka menjaga diri dari dosa dan maksiat. Mereka selalu berusaha untuk memenuhi perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Demikianlah ciri-ciri orang yang bertakwa menurut Surat Al-Baqarah ayat 3. Orang yang bertakwa adalah orang yang memiliki keimanan yang kuat dan teguh, serta senantiasa berusaha untuk memenuhi perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Semoga kita dapat menjadi orang yang bertakwa yang selalu dekat dengan Allah SWT.

Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 4

Meyakini dan membenarkan semua yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW dari Al-Qur’an merupakan salah satu kewajiban bagi setiap Muslim. Salah satu ayat penting yang menjelaskan hal ini adalah Surat Al-Baqarah Ayat 4, yang berbunyi:

“Dan orang-orang yang membenarkan semua yang diturunkan kepadamu wahai Rasul dari Al-Qur’an dan segala yang diturunkan kepadamu berupa Al Hikmah yaitu as-sunnah. Dan kepada semua yang diturunkan kepada para rasul sebelummu berupa kitab-kitab seperti taurot, Injil dan kitab-kitab lainnya. Dan mereka juga membenarkan adanya Negeri kehidupan setelah kematian dan segala yang akan terjadi di sana berupa perhitungan dan pembalasan amal perbuatannya. Pembenaran ini dengan hati mereka yang kemudian diperlihatkan oleh lisan dan anggota tubuh mereka. Secara khusus hari akhir disebutkan di sini karena iman kepadanya termasuk di antara dorongan paling penting untuk berbuat ketaatan, menjauhi perkara-perkara yang diharamkan, dan melakukan introspeksi diri.” (Tafsir al-Muyassar)

Ayat ini menekankan pentingnya meyakini dan membenarkan seluruh wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, termasuk Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta kitab-kitab suci sebelumnya seperti Taurat dan Injil. Selain itu, ayat ini juga menyebutkan pentingnya meyakini adanya kehidupan setelah kematian, serta semua yang akan terjadi di sana seperti perhitungan dan pembalasan atas amal perbuatan kita di dunia.

BACA JUGA :  Surah Dalam Al-Quran Urutan Surah dari Juz 1 Sampai Juz 30

Tafsir Surat Al Baqarah Ayat 5

Mendapatkan Petunjuk dan Bimbingan: Orang-orang Bertakwa

Orang-orang yang memiliki sifat-sifat tertentu adalah orang-orang yang di atas cahaya dari Robb mereka dan mendapatkan taufik dari Tuhan pencipta dan pemberi hidayah. Mereka merupakan orang-orang yang beruntung karena berhasil mencapai apa yang mereka inginkan dan selamat dari keburukan yang mereka hindari.

Kokoh dalam Mengikuti Jalan Kebenaran

Mereka yang memiliki sifat-sifat tersebut, yaitu orang-orang yang kokoh dalam mengikuti jalan kebenaran, akan menjadi orang-orang yang beruntung di dunia dan di akhirat. Mereka akan mendapatkan apa yang mereka harapkan dan selamat dari apa yang mereka takutkan. Hal ini dijelaskan dalam Tafsir al-Mukhtashar.

Bertakwa sebagai Kunci Mendapatkan Petunjuk dan Bimbingan

Semua orang yang digambarkan dengan ciri-ciri tersebut adalah orang-orang yang bertakwa. Bertakwa artinya adalah iman kepada sesuatu yang ghaib dan melaksanakan kewajiban-kewajiban yang diperintahkan oleh Tuhan. Orang-orang yang bertakwa akan mendapatkan petunjuk dan bimbingan dari Tuhan. Mereka juga akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, serta selamat dari neraka. Hal ini dijelaskan dalam Tafsir al-Wajiz.

Orang-orang yang Berhasil Mendapatkan Apa yang Mereka Harapkan dari Allah

Orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut juga dinyatakan sebagai orang-orang yang berhasil mendapatkan apa yang mereka harapkan dari Allah Ta’ala. Dengan amalan-amalan dan iman mereka kepada Allah Ta’ala, kitab-kitabNya, dan rasul-rasul-Nya, mereka berhasil meraih kesuksesan di dunia dan di akhirat. Hal ini dijelaskan dalam Zubdatut Tafsir.

Demikianlah rangkuman penafsiran dari kalangan ulama tafsir terhadap makna dan arti surat al-baqarah ayat 1-5 (arab, latin, artinya), semoga berfaidah bagi kita bersama.

Wallahu a’lam bish-shawabi ( والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ )