Monday , December 6 2021
Zakat Fitrah disebut juga dengan zakat?

Zakat Fitrah disebut juga dengan zakat?

Zakat Fitrah disebut juga dengan zakat?

Zakat fitrah disebut juga dengan istilah zakat Nafs (jiwa), zakat fitrah adalah atau Nafs adalah zakat yang wajib dilakukan oleh kaum. muslim di akhir bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.Zakat fitrah mempunyai tujuan untuk membersihkan diri dengan memberikan kepada
yang berhak atau membutuhkan berupa beras atau makanan pokok . Nafs adalah istilah yang digunakan berkaitan dengan kejiwaan karena
zakat ini bertujuan untuk membersihkan atau memurnikan jiwa seseorang. Sehingga zakat fitrah dapat disebut juga zakat nafs.
Zakat sendiri di bagi menjadi 2 bagian, yaitu zakat fitrah dan zakat mal. Zakat Fitrah (zakat al-fitr) yaitu zakat yang wajib di
tunaikan kepada setiap muslim lelaki dan muslim perempuan yang dilakukan pada akhir bulan Ramadhan.

Zakat FitrahDownload Aplikasi Zakat Sekarang

2 Bagian Zakat :

1. Zakat fitrah

yaitu zakat yang diwajibkan kepada setiap orang muslim baik lelaki dan perempuan yang dilakukan pada akhir bulan
Ramad hinggapai menjelang salat Idul Fitri.

2. Zakat mal

yaitu zakat yang dikenakan atas semua jenis harta, yang secara zat maupun substansi perolehannya, tidak bertentangan
dengan ketentuan dalam agama.

Petugas atau orang yang mengelola atau orang yang bekerja mengurusi zakat fitrah disebut Amil zakat.

BACA JUGA :  Niat Zakat Untuk Diri Sendiri

Tugas Amil zakat berupa :

1. Pengumpulan zakat, meliputi pendataan zakat wajib, penetapan target wajib zakat, besaran nisab zakat, besaran iuran Syarat-syarat khusus di bidang Zakat, dan masing-masing objek Kewajiban Zakat.
2. Pengelolaan inventarisasi aset, pemeliharaan, dan pemeliharaan zakat, termasuk pengamanan aset zakat. Kapan
Pendistribusian Zakat, termasuk pendistribusian harta Zakat agar sampai di Mustahi Kuzakat dengan baik dan benar.
3. Laporan zakat.

Zakat termasuk dalam rukun Islam yang keempat. Orang yang wajib mengeluarkan zakat disebut muzakki. Ada orang yang berhak menerima zakat yang disebut mustahik.

Bentuk Pembayaran Zakat Fitrah bisa dibayarkan berupa makanan pokok, atau berzakat dengan menggunakan gandum dan dapat pula berzakat
dalam bentuk uang. Besaran atau ukuran zakat fitrah adalah setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras atau makanan pokok (1 sha’ kurma atau 1 sha’). Kualitas beras atau makanan poko untuk zakat adalah yang di gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Yang berhak menerima zakat fitrah disebut mustahik, dan

8 golongan yang berhak menerima zakat disebut mustahik sebagai berikut :

1. Seseorang yang miskin dan hampir tidak memiliki apa-apa serta tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.
2. Miskin, kaya tetapi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup.
3. Amil yang mengumpulkan dan menyalurkan zakat.
4. Mualaf, adalah golongan orang yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk memperkuat tauhid dan syariat.
5. Rikabu, budak atau budak yang ingin melepaskan diri.
6. Garimin, mereka yang terlilit hutang untuk kebutuhan hidup dalam memelihara jiwanya dan Isa.
7. Orang yang menderita di jalan Allah berupa fisavirilla, aktivitas mahar, jihad, dll.
8. Ibnu Savill, orang yang taat kepada Allah dan kehabisan uang dalam perjalanan.

BACA JUGA :  Berzakat Dengan Menggunakan Gandum Disebut

Zakat Fitrah dikeluarkan,  dilakukan setahun sekali, yaitu pada akhir Ramadhan sebelum hari raya Idul Fitri dibayarkan, dalam bentuk makanan pokok, gandum, kurma, atau uang.

Lima syarat wajib zakat secara umum dinyatakan sebagai berikut:

1. Islam
Hal ini berdasarkan perkataan Abu Bakar Ash Sidik r.a. “Ini adalah kewajiban sedekah (zakat) yang diamanatkan oleh Rasul Allah.

Muzakki telah dinyatakan Muslim dan tidak dikenakan kewajiban Zakat kepada orang-orang kafir. Aturan ini adalah

Ibadah zakat tergolong kegiatan pembersihan Islam, sehingga menjadi ijma di kalangan umat Islam.
2. Kebebasan
Sekalipun budaknya mudabbar, muallaq, dan mukatab, zakatnya tidak wajib bagi budaknya. Pasalnya, kepemilikan Mukatab lemah.

(Mudabbar dan Muallaq) tidak dimiliki. Umar bin Khattab r.a. Menyedihkan:
“Sampai dia bebas, hamba-hambaku tidak memiliki zakat dalam kepemilikan mereka.”
3. Kepemilikan
Ini berarti bahwa harta itu sepenuhnya dimiliki, di bawah kendalinya dan dia dapat mengenakan pajak tanpa terlibat dalam hak-haknya.

BACA JUGA :  Niat Zakat Fitrah untuk Keluarga

yang lain. Zakat tidak diwajibkan atas harta yang tidak sepenuhnya dimiliki, seperti utang, harta yang diperoleh dari pinjaman.

Atau setoran.
4. Nisab
Artinya, Anda memiliki kelebihan harta yang dimiliki selain kebutuhan pokok Anda (rumah, pakaian, kendaraan, perhiasan).

Batas minimal zakat adalah 91,92 gram emas 24 karat. Nisab adalah nama suatu tingkat harta tertentu yang harus sepersepuluh. NS

Oleh karena itu, harta yang tidak mencapai satu nisab tidak perlu sepersepuluh.
5. Transportasi
Berdasarkan hadits, “harta yang belum tercapai (1 tahun) haul tidak perlu/harus berzakat”. hadits ini lemah

Ditingkatkan dari beberapa Assar sejati, yaitu empat khalifah dan sahabat lainnya. Oleh karena itu, harta karun yang belum

Anda tidak perlu mengeluarkan zakat untuk transportasi, meskipun singkat.