Monday , December 6 2021
Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Tata Cara Sholat Dhuha

Sebelum melaksanakan Sholat dhuha ada baiknya mengetahui dahulu tata cara sholat dhuha yang akan dilaksanakan, baik mengetahuinya agar sholat bisa lebih beaik dan benar serta mendapatkan ke khusukan dalam menjalankan sholat sunah dhua ini.

Tata cara mengerjakan sholat dhuha sesungguhnya sama dengan sholat sunah yang lain pada biasanya ialah 2 rakaat setelah itu salam. Diperbolehkan pula langsung 4 rekaat seperti sholat tarawih. Dalam hadis riwayat Abu Dawud yang diriwayatkan Ummu Hani’ bin Abi Thalib “Rasulullah saw pernah mengerjakan shalat sebanyak delapan rakaat. Pada setiap dua rakaat, belum mengucapkan salam”. (HR. Abu Dawud).

Perbedaan tata cara sholat dhuha dari sholat- sholat sunnah yang lain ialah terletak pada niat, doa, serta waktunya. Berikut tata cara sholat dhuha yang bisa di lakukan.

1. Niat Sholat Dhuha

Bacaan niat sholat dhuha

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatadh dhuhaa rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’aalaa.

Artinya: saya berniat mengerjakan sholat sunah dhuha dua rakaat semata-mata karena Allah ta’ala.

2. Rakaat Pertama

Takbiratul ihram adalah ketika jari-jari dirapatkan dihadapkan ke depan dan mengangkat kedua tangan dengan ujung jarinya sejajar dengan pundak atau telinga seraya mengucapkan “Allahu Akbar” dan pandangan mata melihat ke arah sujud.

اَللّهُ اَكْبَرُ

Artinya: Allah Maha Besar

Menyedekapkan kedua tangan dengan posisi tangan kanan di atas tangan kiri. Setelah tangan berada di posisi itu secara sempurna, dilanjutkan membaca iftitah.

3. Doa Iftitah

Terdapat beberapa hadis yang membahas mengenai bacaan doa iftitah. Untuk lebih jelasnya Grameds bisa langsung menanyakan kepada ahli fiqih. Dan yang sering dibaca oleh masyarakat Indonesia adalah sebagai berikut:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيْفاً مُسْلِماً وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

BACA JUGA :  1/3 Malam Waktu Doa Sholat Tahajud Paling Mujarab Serta Dzikir Lengkapnya

Allahu akbaru kabiiraw walhamdu lillahi katsiraw wa subhanallaahi bukrataw wa ashiila, inni wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawaati wal ardha haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikin. Inna sholati wa nusuki wa mahyaya wa mamatilillahi rabbil alamin la syarikalahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal muslimin.

Artinya: Allah Maha Besar, Maha sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian yang sebanyak-banyaknya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang. Kuhadapkan wajahku kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan penuh ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku semuanya untuk Allah, penguasa alam semesta, tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan demikianlah aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang Islam.

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukanlah kami jalan yang lurus yaitu jalannya orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepadanya, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan yang sesat.

5. Membaca surat atau ayat-ayat Al-Qur’an

Pada dua rakaat shalat yang pertama setelah membaca surat Al-fatihah disunahkan membaca surat Asy-syams dan membaca surat Ad-Dhuha pada rakaat kedua. Bagi yang ingin melaksanakan sholat dhuha empat rakaat, pada rakaat berikutnya setelah membaca surat Al-Fatihah disunahkan membaca surat Al-Kafirun dan surat Al-Ikhlas pada rakaat kedua. ada baiknya anda juga mengetahui surat-surat yang paling baik dalam Al-Quraan  di baca saat melakukan sholat dhuha.

BACA JUGA :  Manfaat Shalat Tahajud

6. Rukuk

Setelah selesai membaca surat dalam Al-Qur’an kemudian dilanjutkan melakukan rukuk.

Sumber gambar: umroh.com

7. I’tidal

Kemudian melakukan i’tidal. I’tidal yaitu bangun dari rukuk untuk berdiri tegak dengan mengangkat kedua tangan sejajar dengan telinga seraya mengucapkan
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَه

Artinya: Allah mendengar orang yang memujiNya.

Kemudian dilanjutkan membaca:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءُ السَّموَاتِ وَمِلْءُ الاَرْضِ وَمِلْءُ مَا شِئتَ مِنْ شَيْئٍ بَعْدُ

Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, bagimu segala puji sepenuh langit dan bumi dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki setelah itu”.

8. Sujud

Kemudian dilanjutkan dengan gerakan sujud seraya membaca:
اَللّهُ اَكْبَرُ

Artinya : Allah Maha Besar

Bacaan ketika sujud:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Bacaan tersebut dibaca tiga kali.

Artinya: Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan segala puji bangiNya.

9. Iftirasy (Duduk di Antara Dua Sujud)

Kemudian bangun dari sujud seraya mengucapkan Allahu Akbar untuk kemudian melakukan duduk di antara dua sujud.

Sumber gambar: konfirmasitimes.com

Kemudian membaca:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَارْفَعْنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُعَنِّيْ

Artinya: Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berikanlah rezeki kepadaku, berikanlah petunjuk kepadaku, berikanlah kesehatan kepadaku dan ampunilah aku”.

10. Sujud

Kemudian dilanjutkan sujud seraya mengucap “Allahu Akbar” dan dilanjutkan membaca bacaan berikut sebanyak tiga kali.

سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Artinya: Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi dan segala puji bagiNya.

11. Rakaat Kedua

Dari posisi sujud kemudian berdiri tegak sambal mengucapkan “Allahu Akbar”. Doa-doanya sama dengan rekaat yang pertama, hanya saja pada rekaat kedua tidak perlu membaca doa iftitah, jadi langsung Al-Fatihan kemudian dilanjutkan baca surat/ayat dalam Al-Quran.

Dilanjutkan rukuk, i’tidal, sujud, duduk diantara sujud dan jika 2 rekaat maka dilanjutkan tasyahud akhir.

12. Tasyahud Akhir

Setelah sujud yang kedua, kemudian melakukan tahiyat akhir dengan cara duduk tasyahud akhir.

BACA JUGA :  Sujud Sahwi - Tata Cara dan Bacaan

Kemudian dilanjutkan membaca

اَلتَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِللهِ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِوَبَرَكَاتُهُ. اَلسَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهدُ اَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاَشْهَدُ أَنَّمُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Artinya: Segala kehormatan, keberkahan, rahmat dan keselamatan, serta kebaikan hanyalah kepunyaan Allah. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga tetap tercurah atasmu wahai nabi Muhammad. Keselamatan, rahmat dan berkah dari Allah semoga juga tercurah atas kami dan juga atas seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.

Kemudian dilanjutkan membaca

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِإِبْرَاهِيْمِ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ، كََمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمِ وَعَلَى اَلِإِبْرَاهِيْمِ . فِى الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan untuk Nabi Muhammad dan juga limpahkan rahmat dan keselamatan kepada keluarga Muhammad sebagaimana telah Engkau limpahkan rahmat dan keselamatan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan kepada keluarga Ibrahim. Di seluruh alam semesta, sesungguhnya Engkau adalah maha terpuji lagi Maha Agung.

13. Salam

Kemudian dilanjutkan salam yang diikuti menengokkan wajah ke kanan pada saat mengucapkan salam yang pertama dan menengokkan wajah ke kiri pada saat mengucapkan salam yang kedua.
Bacaan salam adalah sebagai berikut:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Artinya: Semoga keselamatan dan rahmat Allah limpahkan kepadamu.