Monday , December 6 2021
hukum membayar zakat adalah

Hukum Membayar Zakat Adalah

Hukum Membayar Zakat

Hukum Membayar Zakat adalah WAJIB. Para ulama setuju membayar zakat hukumnya wajib untuk tiap Muslim yang penuhi ketentuan wajib zakat. Sebagaimana syarat dalam syariat agama.

Jikalau sudah tau dan mengerti bahwa hukum membayar zakat adalah wajib, maka sebagai muslim yang taat hendaklah selalu mejaga diri dari lalai untuk tidak membayar zakat, bayarlah zakat sesuai ketentuan dan waktunya jika telah tiba.

Perintah mengeluarkan zakat tertuang dalam beberapa ayat dalam Al Quran. Salah satunya pada Q. S Al- Baqarah ayat 110.

وَأَقِيمُوا۟ٱلصَّلَوٰةَوَءَاتُوا۟ٱلزَّكَوٰةَۚوَمَاتُقَدِّمُوا۟لِأَنفُسِكُممِّنْخَيْرٍتَجِدُوهُعِندَٱللَّهِۗإِنَّٱللَّهَبِمَاتَعْمَلُونَبَصِيرٌ

Artinya:” Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa- apa yang kamu kerjakan.”

Zakat yang diharuskan untuk tiap Muslim di bulan Ramadhan merupakan zakat fitrah. Kewajiban ini sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari& Muslim:

Dari Ibnu Umar ra,” Rasulullah SAW mengharuskan zakat fitrah ataupun satu sha kurma ataupun satu sha gandum atas umat Muslim, baik hamba sahaya ataupun merdeka, pria ataupun wanita, kecil ataupun besar. Dia SAW memerintahkannya dilaksanakan saat sebelum orang- orang keluar buat sholat.”( HR. Bukhari& Muslim)

Definisi Zakat

Zakat dalam segi sebutan merupakan harta tertentu yang harus dikeluarkan oleh orang yang beragama Islam serta diberikan kepada kalangan yang berhak menerimanya( fakir miskin serta sebagainya). Zakat dari segi bahasa berarti bersih, suci, berlimpah, berkat serta tumbuh. Bagi syarat yang sudah ditetapkan oleh syariat Islam. Zakat ialah rukun ketiga dari rukun Islam.

BACA JUGA :  Niat Untuk Zakat Fitrah

ZAKAT

Sejarah zakat

Tiap umat muslim diharuskan membagikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah. Kewajiban ini tertulis di dalam Alquran. Pada awal mulanya, Alquran cuma memerintahkan buat membagikan sedekah( pemberian yang sifatnya leluasa, tidak harus). Tetapi, pada kemudian hari, umat Islam diperintahkan buat membayar zakat. Zakat menurut sebuah hadits ilmu dari percakapan Anas bin Malik dengan Dhamman bin Tsalabah ditetapkan sebelum tahun ke- 9 Hijriah/ 631 Masehi. Dikatakan dia wajib sehabis hijrah Rasulullah ke Madinah. Dalil yang menarangkan ini yakni hadits tentang zakat fitrah, riqayat Imam Ahmad serta Hakim, yang menyebut terdapatnya zakat fitrah saat sebelum zakat mal, yang konsekuensinya ia ditetapkan sehabis adanya perintah puasa. Nabi Muhammad melembagakan perintah zakat ini dengan menetapkan zakat bertingkat untuk mereka yang kaya guna meringankan beban kehidupan mereka yang miskin. Semenjak disaat ini, zakat diterapkan dalam negara- negara Islam. Perihal ini membuktikan kalau pada kemudian hari ada pengaturan pemberian zakat, khususnya mengenai jumlah zakat tersebut.

Pada era khilafah, zakat dikumpulkan oleh pegawai negeri serta didistribusikan kepada kelompok tertentu dari warga. Kelompok itu merupakan orang miskin, budak yang pingin membeli kebebasan mereka, orang yang terlilit hutang serta tidak sanggup membayar. Syariah mengendalikan dengan lebih perinci mengenai zakat serta gimana zakat itu wajib dibayarkan.

BACA JUGA :  Sebutkan 5 Syarat Wajib Zakat Mal

Beberapa Jenis Zakat

Zakat mal

Zakat yang dibayarkan atas seluruh kategori harta yang secara zat ataupun substansi perolehannya, tidak berlawanan dengan syarat agama. Sebagai contoh, zakat mal terdiri atas duit, emas, surat berharga, pendapatan profesi, serta sebagainya.

Peraturan tentang pembayaran zakat mal pula sudah tertuang dalam UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019.

Pembayaran zakat dilakukan apabila harta tersebut dipunyai secara penuh, diperoleh secara halal, serta mencapai nisab. Batas nisab sendiri ialah antara sumber zakat yang satu dengan yang lain berbeda satu sama lain.

Besarannya zakat mal merupakan 2, 5 persen dari harta yang dipunyai.

Zakar Fitrah

Zakat Fitrah ialah zakat yang dibayarkan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Zakat ini dibayarkan guna membersihkan seluruh keburukan yang terjadi sepanjang melaksanakan puasa.

Pembayaran zakat fitrah sendiri memakai standard beras sebanyak 2, 5 kg ataupun setara dengan 3, 5 liter beras maupun santapan pokok lain yang berlaku.

Seperti itu 2 tipe zakat yang pembayarannya bersifat harus untuk tiap umat muslim. Tidak hanya hendak menolong orang yang menerima zakat, seseorang pemberi zakat pula hendak menyempurnakan agamanya.

BACA JUGA :  8 kelompok yang berhak menerima zakat

Telah jelas kini kalau hukum membayar zakat merupakan wajib. Jadi jangan sampai Kamu selaku umat muslim lupa membayar zakat.

Golongan yang Haram menerima Zakat

Orang kaya serta orang yang masih mempunyai tenaga.

Hamba sahaya yang masih mendapat nafkah ataupun tanggungan dari tuannya.

Generasi Nabi Muhammad( ahlul bait).

Orang yang dalam tanggungan dari orang yang berzakat, misalnya anak serta istri.

Hikmah zakat

Hikmah dari zakat antara lain adalah sebagia berikut :

Kurangi kesenjangan sosial antara mereka yang terletak dengan mereka yang miskin.

Pilar amal jamai antara mereka yang terletak dengan para mujahid serta dai yang berjuang serta berdawah dalam rangka meninggikan kalimat Allah.

Mensterilkan serta menggerogoti akhlak yang buruk

Alat pembersih harta serta penjagaan dari ketamakan orang jahat.

Ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan

Buat pengembangan kemampuan ummat

Dorongan moral kepada orang yang baru masuk Islam

Menaikkan pemasukan negeri guna proyek- proyek yang bermanfaat untuk ummat.